Jumat, 11 Agustus 2017

Cara Membersihkan Telinga Yang Baik Dan Benar.



Semua orang dari dulu sampai sekarang masih bingung bagaimana cara membersihkan telinga yang baik dan benar, mulai dari penggunaan cotton bud, pengorek telinga, atau sekarang yang lagi trend pembersihan telinga dengan melakukan ear candle yaitu penggunaan dengan melibatkan alat bantu lilin.

Menurut para ahli, sebenarnya kotoran yang ada di telinga, pada dasarnya tidak perlu di bersihkan, karena dengan sendirirnya kotoran yang ada pada telinga akan keluar di saat kita berbicara, mengunyah, dan mengerakan rahang,

Orang di luar sana masih keliru kalau kotoran telinga yang kita maksud adalah cairan kuning yang bertekstur lengket, padahal kenyataan itu semua adalah salah besar, cairan yang kamu maksud bernama earwex yang memiliki fungsi sebagai untuk mencegah infeksi, melembapkan saluran telinga, hingga melindungi gendang telinga. Strukturnya yang lengket membuat benda-benda asing seperi polutan, serangga, kotoran, yang masuk ke dalam telinga terperangkap sehingga tidak mengganggu kerja telinga.

Lalu kesalahan apalagi yang sering dilakukan orang terkait dengan membersihkan telinga, berikut penjelasannya.

Menggunakan Cotton Bud Atau Alat Lainnya.

Jika kamu sering menggunakan cotton bud, pengorek telinga, bahkan penjepit rambut (bobby pins) untuk membersihkan telinga, sebaiknya segera di hentikan karena cara ini berpotensi bahaya karena dapat mendorong earwex terdorong kedalam, yang dapat menyebabkan earwex terperangkap di dalam yang jika di biarkan akan menyebabkan telinga infeksi karena bisa saja earwex yang terdorong ke dalam mengandung berbagai bakteri yang berasal dari luar telinga.

Menggunakan Ear Candle

Terapis ini pada dasarnya adalah membantu mengeluarkan kotoran yang ada di dalam teinga dengan menggunakan cara lilin yang di bakar lalu di simpan di atas telingga kamu, namun dengan seiring nya waktu terapis ini justru di kecam oleh banyak orang terutama para ahli pendengaran, hal ini di kecam karena banyak kasus yang justru membahayakan telinga seperti halnya cairan lilin yang justru masuk kedalam telinga yang bisa saja menempel pada gendang telinga atau bagian luar yang mengalami luka bakar akibat dari terapis ini.


Lalu pertanyaannya cara yang bagaimana yang bauk untuk membersihkan kotoran yang ada pada telinga, nah jawabannya akan kita bahas pada penjelasan di bawah ini.

Gunakan Tetes Telinga.

Tetes telinga dapat membantu untuk melunakkan earwax sehingga earwax dapat keluar dengan sendirinya. Beberapa jenis tetes telinga di antaranya hidrogen peroksida atau sodium bikarbonat. Obat tetes telinga bisa Anda temukan di apotek. Tetapi, jenis tetes telinga ini biasanya membuat kulit di bagian saluran telinga menjadi kering. Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika Anda memutuskan untuk menggunakan tetes telinga, karena penggunannya dapat bereaksi negatif terhadap mereka yang memiliki kulit sensitif atau memiliki kelainan pada telinga.

Lembapkan bagian dalam telinga Anda

Penumpukan earwax dapat terjadi karena bagian dalam telinga yang terlalu kering. Jika ini salah satu masalah Anda, Anda dapat melembapkan bagian dalam telinga dengan menggunakan olive oil atau baby oil. Anda bisa meneteskan beberapa tetes minyak ini ke telinga Anda yang bermasalah dan tunggu kira-kira selama lima menit. Penggunaan olive oil jarang menyebabkan alergi atau iritasi, tetapi membutuhkan waktu lama untuk earwax yang mengeras menjadi lunak lalu keluar dengan sendirinya. Anda mungkin harus mengulangi treatment ini beberapa kali secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Jika produksi earwex pada telinga berlebihan, kamu bisa mengonsultasikannya ke dokter yang biasa menangani hal tersebut, hindari pemakaian atau tindakan yang dapat membuat telinga kamu terluka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar